Mataram NTB - Kecepatan tanggap dalam bertindak petugas jaga tahanan atau piket Sat Tahti Polresta Mataram dalam menangani tahanan yang sakit sangat membantu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti yang terlihat dari salah satu orang tahanan yang mengalami sakit di Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Mataram. Sabtu, (08/04/2023)
Diketahui bahwa ada tahanan atas nama berinisial IR, Perempuan lagi sakit atas keluhan pendarahan dari hidung atau mimisan, selanjutnya Ka Jaga Aipda I Wayan Susila Adnyana dan personel Sat Tahti langsung membawa yang bersangkutan ke Poliklinik Polresta Mataram.
Kapolresta Mataram melalui Kasat Tahti AKP Wahid Joni membenarkan hal tersebut sekira pukul 08.45 wita mendapat informasi bahwa adanya seorang tahanan perempuan sedang sakit.
Langsung di lakukan pemeriksaan oleh Kasi Dokkes Ipda Dr. Oktaviani Rinduan dan yang bersangkutan harus segera di Rujuk ke RS Bhayangkara karena pasien punya riwayat penyakit ITP.(Trombosit Menurun), katanya
Kemudian selanjutnya pada pukul 09.30 Wita yang bersangkutan di Rujuk dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dalam keadaan kondisi diborgol, ungkapnya
Kasi Dokkes Ipda Dr Oktaviani Rinduan juga menambahkan bahwa setelah kami lakukan pemeriksaan yang bersangkutan harus segera di rujuk Ke RS Bhayangkara untuk dilakukan observasi dan cek lab dan darah.
Setelah sampai di IGD RS Bhayangkara dilakukan pemeriksaan oleh dokter piket RS Bhayangkara Dr. Isnaini bahwa tahanan IR harus dirawat inap karena pertimbangan dari penyebab keluhannya, jelasnya
Dimana hasil diagnosa yang bersangkutan mengidap Penyakit ITP (IDIOPATIK TROMBOSITOPENIK PURPURA) / Trombosit menurun dan langsung untuk mendapatkan perawatan medis. (Adb)